Plang Proyek Tak Terlihat, Pekerja Tanpa APD Disorot, Kabid Cipta Karya PUTR Labura Buka Suara

 

LABUHANBATU UTARA|Kabar24jam.com

— Pekerjaan pemeliharaan jaringan pipa air bersih di Jalan Besar Pasar Baru, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menjadi sorotan setelah plang informasi kegiatan tidak terlihat di lokasi dan sejumlah pekerja tampak melakukan penggalian tanah tanpa perlengkapan alat pelindung diri (APD) yang memadai.Jumat 16/10/26

Berdasarkan pantauan di lapangan, para pekerja terlihat melakukan penggalian tanah untuk pemasangan atau perbaikan jaringan pipa air bersih. Dalam dokumentasi yang diperoleh, sejumlah pekerja tampak tidak mengenakan helm keselamatan maupun rompi reflektif.

Selain itu, plang informasi kegiatan juga tidak terlihat saat pemantauan dilakukan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai transparansi kegiatan, besaran anggaran, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama pekerjaan berlangsung.

Menurut informasi yang diperoleh wartawan, pekerjaan jaringan pipa di wilayah Kelurahan Tanjung Leidong disebut-sebut mencakup sekitar 2 kilometer. Sementara informasi mengenai anggaran yang diperkirakan mencapai Ratusan juta masih perlu dipastikan melalui dokumen resmi.

Pengawas Lapangan Arahkan Konfirmasi ke Dinas PU

Sebelumnya, wartawan telah menghubungi Hendri, yang berada di lapangan dan mengaku sebagai pekerja pemasangan pipa, untuk meminta penjelasan mengenai plang kegiatan, dugaan anggaran ratusan juta rupiah, serta pekerja yang terlihat tidak menggunakan APD.

Hendri menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti persoalan plang kegiatan tersebut dan menyarankan agar informasi lebih lanjut ditanyakan langsung kepada Dinas PU.

“Kalau untuk itu saya kurang tahu pasti masalah plang proyek pekerjaan ini, Bang. Karena saya tanya, nggak pakai plang proyek. Kalau lebih jelasnya untuk kegiatan kita ini bisa dipertanyakan ke Dinas PU langsung, Bang. Karena saya di sini sebagai pekerja pemasangan pipa,” ujar Hendri melalui pesan WhatsApp.

Wartawan kemudian meminta nomor kontak pihak Dinas PU untuk melakukan konfirmasi lanjutan. Namun, hingga berita ini disusun, Hendri belum memberikan balasan atas permintaan tersebut.

Kabid Cipta Karya PUTR Berikan Penjelasan

Menindaklanjuti informasi tersebut, wartawan menghubungi Kabid Cipta Karya Dinas PUTR Labuhanbatu Utara, Nazwan Prawira, S.T., untuk meminta penjelasan mengenai kegiatan pemeliharaan jaringan perpipaan air bersih tersebut.

Dalam konfirmasinya, wartawan turut mempertanyakan tidak terlihatnya plang kegiatan, kondisi pekerja yang sebelumnya sempat tidak terlihat bekerja selama beberapa hari dan kemudian kembali beraktivitas, serta penggunaan APD di lokasi pekerjaan.

Menanggapi hal tersebut, Nazwan menjelaskan bahwa pekerjaan yang sedang dilaksanakan merupakan kegiatan pemeliharaan jaringan perpipaan PAM UPTD Air Bersih yang dilakukan secara berkala setiap tahun.

“Pekerjaan yang dilakukan saat ini adalah pekerjaan pemeliharaan jaringan perpipaan PAM UPTD Air Bersih secara berkala setiap tahunnya, Bang. Kebetulan tahun ini ada anggaran pemeliharaan perpipaan yang kami usulkan untuk kebutuhan dasar air bersih di Leidong,” jelas Nazwan melalui pesan WhatsApp.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memperbaiki jaringan air bersih agar nantinya dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Kita ingin jaringan air bersih di sana bisa diperbaiki agar bisa diterima masyarakat sekitarnya nantinya, Bang. Yang mana ini merupakan pemeliharaan rutin dilaksanakan secara swakelola oleh dinas,” lanjutnya.

Nazwan juga meminta dukungan wartawan untuk ikut mengawal pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Mohon dibantu pengawalan di lapangan ya, Bang,” tutupnya.

Persoalan Plang dan APD Masih Perlu Penjelasan

Penjelasan Kabid Cipta Karya tersebut memberikan gambaran mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan. Namun, sejumlah hal yang menjadi pertanyaan wartawan masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai tidak terlihatnya plang informasi kegiatan dan penggunaan APD oleh para pekerja.

Mengingat kegiatan tersebut disebut dilaksanakan secara swakelola oleh dinas, publik berharap informasi mengenai anggaran, sumber pendanaan, volume pekerjaan, serta jadwal pelaksanaan dapat dijelaskan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, keselamatan pekerja harus tetap menjadi perhatian. Penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan, pengamanan lokasi penggalian, serta rambu peringatan di sekitar jalan perlu diperhatikan untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja maupun gangguan terhadap pengguna jalan.

Diharapkan Menjadi Perhatian Bersama

Masyarakat berharap Dinas PUTR Labuhanbatu Utara dapat melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pemeliharaan jaringan pipa air bersih di Kelurahan Tanjung Leidong.

Tujuan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur air bersih tentu patut didukung karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Namun, pelaksanaannya juga harus memperhatikan keselamatan pekerja, kualitas pekerjaan, dan keterbukaan informasi kepada publik.

Redaksi tetap membuka ruang bagi Dinas PUTR, pihak pelaksana, maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai plang kegiatan, anggaran, dan penerapan standar keselamatan kerja.

(Heri)

Baca berita terkini di kabar24jam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *