Medan, kabar24jam.com – Seorang oknum perwira Brimob berinisial NL diduga memukul pedagang di pasar Jalan D.I Panjaitan, Kampung Baru, Kota Tanjungbalai saat membongkar barang jualannya berupa pakaian bekas (monza). Peristiwa itu terjadi pada Selasa kemarin (22/9/2026) siang.
Demikian disampaikan korban, Liza (28) warga Kota Tanjungbalai saat dihubungi wartawan, Rabu (23/9/2026) malam.
Diceritakannya, berawal dirinya melintas di kawasan Kampung Baru melihat adanya menurunkan pakaian bekas (monja) dan saat itu sudah ramai karena ada keributan dengan seorang oknum Brimob tersebut.
“Awalnya saya melintas di Kampung Baru melihat ada menurunkan bal monja dan saat itu sudah ramai disitu saya melihat ada seorang oknum Brimob saya datangi lah pak, karena saya kira Brimob itu untuk menjaga keamanan di perkampungan kami itu. Tapi, ternyata saya lihat dia (Brimob) itu yang membekingi penurunan bal monja itu,” ungkap Liza kepada wartawan.
Dalam peristiwa itu, Liza (korban) dipukul oleh oknum Brimob tersebut hingga ponselnya terjatuh dan dilindas sampai rusak, karena tidak terima di video.
“Saya video Brimob itu anarkis kepada warga (pedagang monja), tidak terima saya videokan Brimob itu memukul tangan saya hingga handphone saya jatuh dan langsung dilindas dengan mobilnya sampai handphone saya hancur,” ujarnya.
Selain tangannya dipukul dan handphone rusak, korban juga mengaku alami trauma atas kelakuan anarkis oknum Brimob tersebut.
“Terus terang pak, atas kejadian itu saya sangat trauma,” bebernya.
Dalam hal ini, kata Liza, pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan oknum Brimob tersebut ke propam Polda Sumut serta tindak pidana pemukulan yang dialaminya.
“Waktu dekat ini, saya akan melaporkan tindak pidana yang saya alami dan saya juga akan melaporkan oknum Brimob tersebut ke Propam Polda Sumut,” tegasnya mengakhiri.
Kasus ini menuai sorotan publik dan sudah viral di media sosial.












