RE Nainggolan Apresiasi Gebrakan PPNM, 670 Siswa Ikuti Try Out Bahasa Inggris Serentak

RE Nainggolan Apresiasi Gebrakan PPNM, 670 Siswa Ikuti Try Out Bahasa Inggris Serentak
Foto/ist.

Medan, kabar24jam.com – Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara dan Aceh, Dr RE Nainggolan, MM, mengapresiasi langkah Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan (PPNM) yang menggelar try out Bahasa Inggris serentak bagi 670 siswa.

“Ini terobosan dan gebrakan yang sangat baik. Satu contoh persiapan dini menghadapi rencana penguatan pembelajaran Bahasa Inggris dalam kebijakan pendidikan nasional,” ujarnya di Sekretariat MPKW, Jalan Gaperta, Medan, Jumat (30/10/2026).

Try out tersebut digelar PPNM pada hari yang sama di empat lokasi, yakni Kompleks S. Parman, Sehati, Turi, dan Pengayoman.

RE menilai PPNM bergerak tepat waktu. Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, merencanakan penguatan pembelajaran Bahasa Inggris pada jenjang dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2027/2028. Dengan menggelar try out sekarang, sekolah memiliki waktu untuk membenahi kesiapan siswa dan guru sebelum kebijakan itu berlaku.

Ia juga menyoroti cakupan peserta. Try out diikuti siswa kelas IV-VI SD, VII-IX SMP, dan X-XII SMA. Menurut Nainggolan, pelibatan semua jenjang membuat PPNM memperoleh gambaran kemampuan siswa secara menyeluruh, bukan hanya pada satu tingkatan.
Selain mengukur kemampuan siswa, Nainggolan menekankan manfaat hasil try out bagi guru.

“Data hasil evaluasi dapat dipakai untuk menilai efektivitas metode pengajaran dan materi yang selama ini diberikan, lalu dijadikan dasar memperbaiki mutu pembelajaran. Dengan demikian, try out tidak berhenti sebagai ujian, tetapi menjadi bahan refleksi bagi sekolah,” paparnya.

Figur sesepuh birokrat itu secara khusus juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang tertib serta antusiasme peserta. Setiap siswa mengerjakan 50 soal, dengan waktu 60 menit untuk SD dan SMP serta 75 menit untuk SMA. Format ini, menurut dia, melatih siswa mengatur waktu, menjaga konsentrasi dan stamina, serta terbiasa dengan sistem penilaian ujian.

Ia berharap langkah PPNM dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Kristen lain di bawah naungan MPK di Sumatera Utara dan Aceh. Menurut dia, penguasaan Bahasa Inggris penting agar generasi muda mampu berinteraksi dan bersaing di tingkat global, termasuk dalam memperoleh peluang kerja di dalam maupun luar negeri.

RE juga mendorong agar kegiatan serupa dilakukan berkelanjutan, tidak hanya sekali. Evaluasi berkala, katanya, perlu dibarengi peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris agar hasilnya terasa dalam kualitas pembelajaran sehari-hari.

Sebelumnya, Ketua PPNM Drs. Chandra Silalahi, M.Si., menyatakan try out ini merupakan bagian dari upaya PPNM menyiapkan peserta didik menghadapi perkembangan kebijakan pendidikan. Hasil try out diharapkan menjadi bahan bagi guru untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

Baca berita terkini di kabar24jam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *