Bupati Batu Bara Sambut Audiensi MPKW Sumut-Aceh, Bahas Pendidikan hingga Ketahanan Pangan ‎

Bupati Batu Bara Sambut Audiensi MPKW Sumut-Aceh, Bahas Pendidikan hingga Ketahanan Pangan ‎
Foto/ist.

Lima Puluh, (kabar24jam.com)  — Bupati Batu Bara H. Dr. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. menerima audiensi Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumatera Utara-Aceh, Dr. RE Nainggolan, M.M., beserta rombongan di Kantor Bupati Batu Bara, Kamis (13/8/2026).

‎Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, bertepatan dengan penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kota Limapuluh, Kabupaten Batu Bara.

‎Penutupan TMMD turut dihadiri Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf. Sandi Kamadianto, S.I.P., M.I.P., jajaran TNI, Persit Kartika Chandra Kirana, TP PKK, sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Batu Bara, serta masyarakat dan undangan.

‎Dalam acara tersebut, Dr. RE Nainggolan turut menyumbangkan sebuah lagu berjudul Boasa Ikkon Pajumpang. Persembahan itu disambut tepuk tangan para undangan dan semakin mencairkan suasana.

‎Usai acara, Baharuddin yang didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala OPD mengajak Dr. RE Nainggolan beserta rombongan melanjutkan pertemuan di ruang kerja Bupati.

‎Dalam audiensi tersebut, Dr. RE Nainggolan memperkenalkan sejumlah anggota rombongan, antara lain Drs. Kasman Sembiring, M.M. selaku Wakil Sekretaris, Veronika Siringoringo, S.Psi., Hotria Gurning, Prof. Charloc Rosa Nababan, Lewi Jacob, serta Drs. Chandra Silalahi, M.Si. selaku Ketua Perkumpulan Perguruan Nasrani Medan.


‎Dr. RE Nainggolan kemudian menyampaikan maksud audiensi sekaligus memaparkan sejumlah gagasan dan program MPKW Sumut-Aceh yang dinilai dapat disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

‎Baharuddin menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut RE Nainggolan sebagai sosok senior dan tokoh masyarakat yang selama ini memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

‎Menurut Baharuddin, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, silaturahmi, serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎Salah satu pembahasan dalam pertemuan itu adalah rencana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MPK yang akan digelar pada 15-18 Oktober 2026 di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

‎Baharuddin menyatakan dukungannya terhadap rencana kegiatan tersebut dan berharap agenda nasional itu dapat memperkuat peran lembaga pendidikan Kristen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

‎Dr. RE Nainggolan menjelaskan, Rakernas MPK tersebut diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan berbagai rekomendasi dan program pengembangan pendidikan.

‎Pada pembukaan kegiatan, sekitar 300 undangan dari berbagai daerah direncanakan hadir. Sejumlah tokoh dan pejabat juga dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.


‎Dalam audiensi itu, MPKW Sumut-Aceh juga memaparkan sejumlah program untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda dan peningkatan kompetensi pendidik.

‎Program yang dibahas antara lain public speaking, mencipta lagu, paduan suara, vokal solo, story telling, pelatihan kompetensi guru, tes minat dan bakat, serta lomba catur bagi pelajar.

‎Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan, dan karakter generasi muda.

‎MPKW Sumut-Aceh juga menyampaikan perhatian terhadap pemerataan pendidikan, termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).


‎Selain pendidikan, audiensi turut membahas sektor pertanian dan ketahanan pangan.

‎Prof. Charloc Rosa Nababan memaparkan hasil riset yang telah dilakukan selama sekitar delapan tahun mengenai pemanfaatan karbon yang berpotensi diterapkan di sektor pertanian.

‎Baharuddin berharap gagasan tersebut dapat dikembangkan dan diterapkan di Kabupaten Batu Bara, mengingat daerah tersebut memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar.

‎Menurutnya, inovasi di sektor pertanian dapat diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

‎Baharuddin juga mengaitkan pembahasan tersebut dengan pengalaman pengabdiannya ketika masih bertugas di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk saat dipercaya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara.

‎Dalam perbincangan itu, turut dikenang perjalanan Baharuddin dalam mendukung persiapan Sumatera Utara sebagai salah satu tuan rumah PON XXI Aceh-Sumut 2024.

‎Ia menyebut sejumlah tokoh yang pernah terlibat dalam perjalanan tersebut, di antaranya mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Muchyar Tambse, RE Nainggolan, Nurdin Lubis, dan Hasbana Ritonga.


‎Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan MPKW Sumut-Aceh tersebut tidak hanya membahas agenda organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, pertanian, dan ketahanan pangan.

‎Baharuddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan RE Nainggolan beserta rombongan. Ia berharap komunikasi yang terjalin dapat ditindaklanjuti melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batu Bara.

‎Sementara itu, MPKW Sumut-Aceh berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program pendidikan dan sosial yang tengah disiapkan.

‎Pertemuan tersebut ditutup dalam suasana penuh keakraban. Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat.

‎Semangat tersebut sejalan dengan komitmen pembangunan Kabupaten Batu Bara yang menempatkan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. (F_01)

Baca berita terkini di kabar24jam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *