Labuhanbatu Utara|Kabar24jam.com
Masyarakat Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kembali mengeluhkan aktivitas truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang diduga membawa muatan melebihi kapasitas. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.Minggu 19/07/26
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk bermuatan TBS terlihat memenuhi badan bak hingga menjulang tinggi. Pada ruas jalan yang sempit, kendaraan tersebut harus berpapasan dengan kendaraan lain sehingga arus lalu lintas menjadi tersendat dan meningkatkan resiko kecelakaan.
Sejumlah warga menyebutkan bahwa truk-truk bermuatan besar masih sering melintas setiap hari. Mereka mengaku khawatir karena selain mengganggu kenyamanan berkendara, kendaraan yang diduga bermuatan berlebih juga dinilai menjadi salah satu penyebab rusaknya badan jalan.
“Jalan ini digunakan masyarakat setiap hari. Kami berharap ada tindakan tegas agar kendaraan yang diduga melebihi kapasitas dapat ditertibkan demi keselamatan bersama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat juga meminta instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Labuhanbatu, dan pemerintah daerah, untuk melakukan pengawasan serta penindakan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap kendaraan yang terbukti melanggar batas muatan.
Warga berharap langkah penertiban dapat segera dilakukan guna mencegah kerusakan jalan yang lebih parah serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Kualuh Leidong.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas truk yang diduga bermuatan berlebih tersebut. Media ini masih berupaya mengonfirmasi kepada instansi berwenang untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.(heri)












