Banten  

Fondasi Rumah Bapak Apin Mulai Dibangun, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak

Fondasi Rumah Bapak Apin Mulai Dibangun, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak
Foto/ist.

Lebak, kabar24jam.com — Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Apin, warga Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mulai direhabilitasi. Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0603/Lebak secara gotong royong memulai pemasangan fondasi bangunan pada Sabtu (17/10/2026).

Pekerjaan tahap awal meliputi penggalian tanah, pemasangan batu belah, hingga pengecoran fondasi agar hunian nantinya berdiri kokoh dan aman. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan sebelum dilanjutkan ke pembuatan dinding dan rangka atap.

Sertu Riyanto, Babinsa Desa Citorek Barat yang turun langsung mendampingi kegiatan, menyampaikan bahwa rehabilitasi rumah ini merupakan salah satu sasaran utama program TMMD ke-130.

“Kami berharap melalui kerja sama dan gotong royong seluruh personel yang terlibat, proses rehabilitasi ini dapat berjalan dengan lancar sehingga rumah tersebut nantinya menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujar Sertu Riyanto.

Bapak Apin, yang sehari-hari bekerja sebagai petani dengan penghasilan tidak menentu, mengaku sangat bersyukur melihat fondasi rumahnya perlahan terbentuk. Selama ini rumahnya memiliki dinding kayu yang sudah rapuh dan atap lapuk di beberapa bagian.

“Melihat fondasi baru dipasang dengan baik, hati saya merasa tenang. Terima kasih kepada Bapak TNI dan semua pihak yang sudah membantu,” katanya dengan nada haru.

Personel gabungan dari Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, serta Yonif TP 840/GS bekerja bahu-membahu di lokasi. Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, menegaskan program ini tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

Pengerjaan rehabilitasi rumah Bapak Apin menjadi bagian dari rangkaian kegiatan TMMD ke-130 di Desa Citorek Barat yang dijadwalkan berlangsung hingga 11 November 2026. Selain renovasi rumah, program ini juga mencakup pembangunan jalan, sumur bor, penurunan stunting, penanaman pohon, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Baca berita terkini di kabar24jam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *