Medan, (kabar24jam.com) – Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC-PP) Kecamatan Medan Polonia memborong dagangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tiga lokasi untuk dibagikan kepada masyarakat dan pengendara yang melintas, Minggu sore, 8 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan di Jalan Starban, Jalan Balai Desa, dan Jalan Monginsidi, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.
Tidak tanggung-tanggung, berbagai jenis makanan yang dijual pedagang kaki lima seperti bakso bakar, tahu goreng, mie goreng, ayam krispi, hingga aneka minuman diborong untuk dibagikan sebagai takjil bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia Rommy Van Boy mengatakan, kegiatan itu sengaja dilakukan dengan cara memborong dagangan pedagang kecil agar memberikan dampak ekonomi langsung kepada pelaku UMKM.
“Tahun ini kita menggunakan cara berbeda. Kami datang tanpa membawa makanan dari rumah, lalu memborong dagangan pedagang di lokasi dan langsung membagikannya kepada masyarakat yang berpuasa,” ujar Rommy di sela pembagian takjil.
Menurut Rommy, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk berbagi kepada masyarakat.
“Cara yang berbeda tahun ini sengaja dilakukan untuk membantu pedagang kecil di bulan Ramadhan,” jelas Anggotan Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan ini.
Selain itu, kata Rommy, kegiatan memborong dagangan pelaku UMKM dan membagikan takjil kepada masyarakat merupakan agenda rutin PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia setiap bulan Ramadhan.
“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warga. Wati, salah seorang penerima takjil, mengaku terharu atas kepedulian Rommy kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Ia menilai kegiatan itu juga menunjukkan sikap toleransi dan kepedulian sosial. Meski beragama nonmuslim, Rommy tetap menunjukkan perhatian kepada umat Islam yang sedang menjalankan ibadah Ramadhan.
“Beliau begitu peduli kepada kami yang berpuasa. Semoga kebaikan Bang Rommy dibalas Tuhan dan rezekinya selalu lancar dalam menjalankan tugas sebagai anggota dewan,” kata Wati.
Hal serupa juga dirasakan para pedagang yang dagangannya diborong. Anto, pedagang bakso di kawasan tersebut, mengaku bersyukur karena dagangannya habis terjual dalam waktu singkat.
“Alhamdulillah, dagangan saya diborong habis dan langsung dibagikan kepada pengguna jalan untuk berbuka puasa,” ujarnya. (F_01/r)












