Lebak, (kabar24jam.com) – Danrem 064 Maulana Yusuf Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto bersama Dandim 0603 Lebak Letkol I Gede Mahendra Subrata melakukan peninjauan langsung lokasi serangkaian program kemasyarakatan dalam rangka karya bakti skala besar, Kamis (5/3/2026). Kegiatan yang akan digelar mencakup pembangunan jalan beton, pembagian sembako, penanaman pohon, serta penilaian rumah tidak layak huni (RTLH).
Dalam wawancara usai peninjauan, Danrem Daru Cahyadi Soeprapto menyampaikan bahwa kunjungan bertujuan memastikan program yang direncanakan dapat berjalan sesuai rencana. Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari upaya penurunan angka kemiskinan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tidak cukup hanya program tahunan, kalau bisa ada program setiap bulan bahkan setiap minggu pun lebih baik. Misalnya, target per bulan sekian rumah yang diperbaiki atau dibangun baru untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ucapnya.
Pembangunan jalan beton yang akan dilakukan memiliki panjang sekitar 1,8 kilometer dan akan menyambungkan Desa Anggalan dengan daerah sekitarnya. Jalan tersebut diharapkan dapat mendukung aksesibilitas perekonomian masyarakat, termasuk untuk distribusi makanan dan barang esensial.
Selain infrastruktur fisik seperti jalan, saluran air, dan RTLH, program juga akan menyertakan aspek non-fisik seperti kesehatan masyarakat dan penanggulangan bencana dalam perencanaan komprehensif. Selain pemerintah dan militer, program ini juga membuka peluang kontribusi dari luar daerah maupun pihak swasta.
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya memberikan dukungan penuh terhadap karya bakti yang dilakukan oleh Kodam III Siliwangi melalui Danrem 064 Maulana Yusuf dan Dandim 0603 Lebak. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi kunci penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman.
“Kita telah mengajukan permohonan anggaran sebesar Rp 20 Miliar kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk dua Kabupaten, yaitu Lebak dan Pandeglang, khususnya untuk pembangunan dan perbaikan jalan-jalan prioritas. Anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung perluasan cakupan pembangunan infrastruktur selain yang akan dilaksanakan dalam karya bakti skala besar ini,” jelasnya.
Perwakilan masyarakat Desa Anggalan, Suparman, menyampaikan rasa syukur atas program yang akan dilaksanakan. Menurutnya, sebelumnya jalan desa sering lumpur pada musim hujan sehingga menghambat akses pengangkutan hasil pertanian seperti kelapa sawit dan padi.
“Masyarakat siap mendukung pelaksanaan karya bakti dengan sepenuh hati, mulai dari menyediakan lokasi hingga berkontribusi dalam pekerjaan fisik. Pembagian sembako akan sangat membantu keluarga kurang mampu, dan penanaman pohon juga akan membuat lingkungan lebih sehat,” ucap Suparman yang juga berharap kedepannya pembangunan desa Anggalan semakin merata lagi. (F_01/r)












