Medan, (kabar24jam.com)— Keluarga Arfan Arief Lubis (53), korban pembacokan di Jalan Pasar 3, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, meminta polisi segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
Arfan yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojek online menjadi korban pembacokan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan keterangan Arfan kepada keluarga, kejadian bermula ketika dirinya berjalan kaki dari rumah untuk membeli nasi goreng di sekitar Jalan Pasar 3. Lokasi tersebut tidak jauh dari kediamannya.
Namun, sesampainya di lokasi, pedagang nasi goreng yang hendak didatanginya ternyata sudah tutup. Arfan kemudian memutuskan kembali pulang.
Saat berjalan menuju rumah, Arfan melihat sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor melintas dari arah Jalan Pasar 3 menuju Jalan Tuasan.
Tak lama kemudian, tiga orang pemuda yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor diduga menghampiri Arfan. Tanpa diduga, korban kemudian diserang menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, Arfan mengalami sejumlah luka serius. Tendon pada bagian kakinya putus, sementara wajahnya mengalami luka robek di bagian hidung dan bibir.
Selain itu, enam gigi Arfan dilaporkan lepas. Korban juga mengalami luka bekas sabetan senjata tajam pada lengan sebelah kanan.
Setelah diserang hingga tidak berdaya, para pelaku diduga meninggalkan Arfan di lokasi.
Dalam kondisi berlumuran darah dan berjalan tertatih-tatih, Arfan berusaha pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Pasar, Lingkungan 8, Kelurahan Tegal Rejo.
Melihat kondisi korban, pihak keluarga langsung membawa Arfan ke Rumah Sakit Haji Medan untuk mendapatkan perawatan medis.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Timur. Laporan itu tercatat dalam STTLP/B/3378/2026/SPKT/POLSEKMEDANTIMUR.
Akibat kejadian tersebut, Arfan masih mengalami trauma dan belum dapat kembali beraktivitas untuk mencari nafkah. Kondisi itu menjadi beban tersendiri bagi keluarga karena Arfan merupakan tulang punggung keluarga.
Selain kehilangan penghasilan, keluarga juga harus menanggung biaya pengobatan Arfan yang cukup besar.
Setelah menjalani operasi dan perawatan, Arfan kini telah kembali ke kediamannya di kawasan Pasar 3, Lingkungan 8, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan.
Armanda, adik kandung Arfan, berharap Kapolrestabes Medan memberikan perhatian terhadap kasus tersebut dan meminta jajarannya segera mengungkap identitas serta menangkap pelaku pembacokan.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Kami ingin ada keadilan untuk keluarga,” ujar Armanda.
Keluarga juga berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara serius agar pelaku yang diduga menyerang Arfan dapat segera mempertanggungjawabkan perbuatannya. (F_01)
Keluarga Korban Pembacokan di Medan Perjuangan Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku












