Medan, (kabar24jam.com) – Suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Pesta Bona Taon Pomparan Si Raja Habeahan Dohot Boru, yang digelar di Wisma Bethesda Jalan Rakyat No. 129/Mesjid Taufik, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pomparan (keturunan) Si Raja Habeahan dan boruna untuk mempererat tali kasih serta memperkuat semangat persaudaraan di perantauan.
Dengan mengusung tema “Kasih itu sabar” (1 Korintus 13:4) dan subtema “Dengan kasih dan kebersamaan, mari kita satukan visi dan misi Pomparan Si Raja Habeahan, anak, boruna untuk lebih maju,” acara berlangsung penuh makna dan kehangatan yang menyentuh hati.
Acara diawali dengan kebaktian syukur yang dipimpin oleh pelayan Tuhan Pdt. H. Pasaribu, S.Th., M.A., yang menyampaikan renungan dari Nast 1 Korintus 13:4.
Dalam khotbahnya, Pdt. H. Pasaribu menegaskan bahwa kasih sejati tidak hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kesabaran, pengampunan, dan ketulusan hati.
“Kasih itu sabar berarti kita mau memahami orang lain, bukan menghakimi. Dalam keluarga besar seperti Pomparan Si Raja Habeahan, kasih dan kesabaran menjadi dasar untuk membangun kebersamaan yang kokoh. Tanpa kasih, semua kerja keras akan hampa; tetapi dengan kasih, segala sesuatu akan menjadi berkat,” ujar beliau dengan penuh penghayatan.
Beliau juga mengingatkan bahwa pesta bona taon bukan hanya ajang bersukacita, melainkan juga waktu untuk merenungkan kasih Allah yang mempersatukan setiap keluarga dalam satu ikatan yang kudus.
“Biarlah melalui pesta ini, kasih Kristus semakin nyata di antara kita. Mari kita saling menopang, saling menguatkan, dan berjalan bersama di dalam kasih Tuhan,” tambahnya.
Usai ibadah, Ketua Panitia Jhonviker Pasaribu menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus, dan peserta yang telah berpartisipasi hingga acara dapat berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan.
Sementara itu, Ketua Umum FORKOM Pasaribu Habeahan Dohot Boruna, Sabar Pasaribu, ST, MT, dalam sambutannya menegaskan bahwa pesta bona taon bukan sekadar tradisi, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan, memperkuat rasa memiliki, serta menanamkan nilai gotong royong antar pomparan dan boruna.
Momentum bersejarah juga ditandai dengan pemberangkatan resmi pengurus Pomparan Si Raja Habeahan ke Kota Medan.
Pemberangkatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta memperluas pelayanan sosial, budaya, dan kebersamaan di tengah masyarakat perantauan.
Dalam kesempatan penuh sukacita itu, Pdt. Prof. Dr. Sampitmo P. Habeahan, MA, M.Th, D.Th, pengurus yang diberangkatkan menjadi ketua Pasaribu Dohot Boruna Kota Medan, menyampaikan sambutan yang sarat makna dan inspirasi.
“Kita semua adalah satu tubuh dalam kasih Kristus. Di mana pun kita berada, kita membawa nama besar Si Raja Habeahan sebagai simbol ketulusan, kerja keras, dan kasih persaudaraan. Mari kita terus bergandengan tangan, melayani dengan hati, dan menjadi berkat bagi sesama. Jangan pernah lelah menabur kebaikan, karena di dalam kasih, kita menemukan kekuatan dan arah untuk melangkah bersama,” ujar beliau penuh semangat.
Pdt. Sampitmo juga menambahkan bahwa keberangkatannya ke Medan bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan iman untuk memperluas pelayanan dan menghadirkan kasih di tengah masyarakat.
“Kasih adalah bahasa universal yang bisa mengubah hati. Dengan kasih, kita bukan hanya bersatu dalam nama marga, tetapi juga menjadi terang dan garam bagi lingkungan di mana kita hidup,” ujarnya menutup sambutan dengan penuh haru.
Acara juga diwarnai dengan kata sambutan dari Penasehat, AKBP Surdimal Pasaribu, didampingi Koriman Pasaribu dan Mariduk Pasaribu, yang mengajak seluruh keluarga besar Habeahan untuk tetap menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur.
Dengan iringan doa, musik, serta tawa penuh keakraban, Pesta Bona Taon Pomparan Si Raja Habeahan Dohot Boruna tahun 2026 pun berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
(F_01)
Pesta Bona Taon Pomparan Si Raja Habeahan Dohot Boruna Penuh Sukacita, Sekaligus Pemberangkatan Pengurus ke Kota Medan












