Inovasi Pemko Medan Diapresiasi, Car Free Day Sukses Dongkrak Eksistensi Pelaku Usaha Lokal

 

MEDAN|Kabar24jam.com

– Program Car Free Day (CFD) yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terbukti tidak hanya menjadi wadah berolahraga, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran ribuan warga setiap akhir pekan di kawasan Lapangan Merdeka dinilai memberikan dampak signifikan bagi peningkatan pendapatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pakar Ekonomi sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Dr. Supriadi, SE., MM., M.Si, menyatakan bahwa langkah ini merupakan strategi konkret dalam menjaga geliat ekonomi kota tetap stabil dan bertumbuh.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk memastikan perekonomian di Kota Medan terus bergerak ke arah yang lebih besar. Dengan kerumunan massa yang konsisten, para pelaku UMKM mendapatkan panggung yang ideal untuk memasarkan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner hingga produk kreatif lainnya,” ujar Dr. Supriadi pada Senin (26/1).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi dalam setiap pelaksanaan CFD agar minat masyarakat tetap tinggi. Menurutnya, Pemko Medan perlu terus menghadirkan terobosan baru agar animo warga tidak luntur dan ekosistem bisnis kecil menengah ini tetap hidup.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Supriadi memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tengku Chairunniza. Ia menilai kolaborasi antara tema olahraga, budaya, dan pemberdayaan ekonomi adalah nilai plus bagi manajemen kota.

“Ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kota mampu menjaga laju ekonomi warga melalui kegiatan positif seperti CFD dan Car Free Night (CFN). Harapan kita, para pelaku bisnis kecil ini bisa naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Medan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, setiap akhir pekan kawasan CFD selalu dipadati ribuan warga. Selain mengikuti senam bersama, wisata kuliner yang dihadirkan para pedagang UMKM menjadi daya tarik utama yang memperkuat perputaran uang di lokasi tersebut. Fenomena ini mempertegas posisi CFD sebagai salah satu faktor kunci penguatan ekonomi lokal di Kota Medan.*

(Kontributor : Novian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *